“Mereka yang ingin belajar, tidak bias diusir.”



Judul Buku: Orang-orang Biasa
Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang
Tahun terbit: 2019
Jumlah halaman: 262 Halaman

Sinopsis? Sayangnya buku ini tidak menyertakan synopsis di bagian belakang buku. Hanya biografi singkat dari penulis buku OOB ini, Andrea Hirata. Isinya tidak jauh menjelaskan dari bagaimana suksesnya buku-buku yang ditulis Andrea Hirata serta penghargaan-penghargaan apa saja yang diraih buku-buku tersebut.

Belajar dari Mantan Dewa

Belajar dari Mantan Dewa


Judul buku: The Trials Apollo #4 - The Tyrant's Tomb
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun terbit: September, 2019
Hal: 537 halaman

Sinopsis:
Perut bergelambir Apollo digigit mayat hidup--dia akan segera menjadi zombi! Lebih parah lagi, dua kaisar gila mengerahkan musuh-musuh Apollo untuk menyerangnya. Mereka yang ini menuntut balas karena dulu secara asal dikutuk sang dewa musik hanya karena dia mampu melakukannya. Padahal, sekarang Apollo sudah lumayan bertobat. Dia bahkan tidak mau-mau amat kembali menjadi dewa.

Hanya itu? Mana mungkin! Roma diambang kehancuran, Perkemahan Jupiter masih terancam bahasa maha mengerikan, belum lagi dewa bisa yang mampu membunuh dalam keheningan. Jika ingin mendapat bala bantuan, mereka harus mengurbankan seorang dewa! Dasar ramalan gila!

Yang terburuk dari segalanya, Apollo coba-coba menyatakan cinta, tetapi mlah dibalas tawa! HAHAHA!

Tak Ada yang Sia-sia

"Bisakah, kamu nggak usah pergi?"

Kening Rambang berkerut begitu bersitatap denganku. Sesuatu yang tidak mengherankan kala kamu bertemu dengan orang asing. Saat kamu keluar rumah, hendak menyiapkan mobil seperti yang dititahkan sang Ayah, lalu menemukan seorang gadis yang mengatakan hal yang tidak-tidak, kamu patut curiga. Itu yang Rambang lakukan. Apalagi malam menjelang dini hari seperti ini.

EL

Tantangan Fiksi

Tema: Hewan Peliharaan

***

“Kamu akan selalu jadi peliharaanku. Karena itulah tugasmu.”

***

Satu di antara sepuluh orang yang mengepungnya menerjang ke depan. Mengacungkan belati. Yang serangannya dengan mudah dipatahkan. Tendang tangan yang memegang belati, kemudian tendang kepalanya dengan kaki lain. Selesai.

Putih

Tantangan Fiksi Pekan kedua
"Hewan Peliharaan"

***

"Putih"

Aku menggeram, menyalak, namun tidak menghentikan manusia-manusia jahanam ini menyentuh tuanku. Mereka malah mengangkat lalu melemparkan tubuhku dengan mudah. Rasa sakit tubuhku saat menghantam tembok tak sesakit yang dirasakan tuanku saat ini. Dia menangis, meraung, berontak. Namun tubuh kecilnya, tak mampu menandingi tenaga lima pria paruh baya.

Tuanku ….

Tuanku ….

Tuanku yang malang ….

Stalker dan Bunga Matahari

Bunga matahari = Stalker Matahari

Kalea tertawa kecil membaca chat dari temannya yang segera dia balas dengan kalimat begini, “Kenapa bisa begitu? XD”

Padahal menurutnya, bunga matahari adalah bunga yang paling romantis. Mawar? Romantis juga, namun dalam hal yang berbeda. Setidaknya, begitu menurut Kalea.

Mirip kamu yang hobi ngintilin, Irvine.

Balasan kembali datang, membuat Kalea terdiam sebentar. Benarkah?

“Iya, yah?” ketiknya. Lalu Kalea menekan ikon kirim tanpa berpikir ulang.

Itu aku nyarkas, dodol ==

Childish Master (2)


(Tantangan Fiksi: Deskripsi)

Hutan bambu yang menjadi medan fighter power kali ini tidak menguntungkan sama sekali bagi Jonghee. Lembab tanah serta becek dimana-mana membuatnya terjatuh berkali-kali. Bahkan sedetik setelah menghantam tanah, tanpa sempat menghela napas, Jonghee sudah dikejutkan dengan serangan lanjutan. Sebuah sepatu berada tepat di depan wajahnya. Kalau saja dia tidak segera berguling ke samping kanan, mungkin bakal ada cetak sepatu di wajahnya. Tidak elit sama sekali. Nahasnya, Jonghee tidak memerkirakan jarak antar pohon bambu yang berakibat buruk pada tubuhnya. Tapi masih untung menghantam pohon ketimbang terus berguling lalu berakhir melayang bebas ke jurang. Jonghee mengaduh, namun tidak punya cukup waktu buat merajuk. Hey, dia punya musuh buat dikalahkan.

Akibat hilang konsentrasi dan tidak waspada membuat Jonghee kena batunya. Gadis tersebut terkena mantera. Parahnya, mantera kutukan.  Sembari menerima beragam serangan fisik setelah berhasil berdiri sebelum kena hantam kaki lagi, Jonghee memikirkan jalan keluar atau lebih tepatnya, cara mematahkan kutukan yang disarangkan padanya. Tapi apa?! Serangan fisik? Jangankan menyerang balik, terkena kutukannya saja, Jonghee sudah sesak rasanya. Tubuhnya serasa habis dihantam truk tronton, biarpun dia belum pernah ditabrak truk tronton. Jatuh dari lantai dua kayaknya lebih tepat menggambarkan kondisi tubuh Jonghee saat ini. Dan semakin lama kutukan itu bersarang ditubuhnya, makin sakitlah badan Jonghee.

Asperger, OCD, dan Arsitektur

Judul : Garis Lurus Penulis : Arnozaha Win Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit : 2019 Halaman : 296 halaman Blurb: Tidak banya...